Rabu, 22 Maret 2017

Pertama Kali Ke Tokyo (Things Must Do)

Kalo kamu berencana untuk jalan-jalan ke Tokyo, aku ada beberapa rekomendasi untuk Tokyo first timer.

video

Menikmati Shibuya Crossing Road
Bayangin beratus-ratus pejalan kaki tumplek-blek di jalan raya Shibuya. Rasakan sensasi nyebrang dengan ratusan orang itu,, rame-rame. Rasanya jalanan milik pejalan kaki. Kalo balik Tokyo lagi aku mau nyebrang di Shibuya Crossing Road bolak-balik.



Transit di Shinjuku Station saat rush hour
Rush hour itu adalah saat-saat dimana kebanyakan orang Tokyo pergi keluar rumah untuk menuju tempat kerja atau sebaliknya. Bayangin dong ribuan orang tumplek di stasiun. Kenapa Shinjuku Station? Karena Shinjuku Station adalah salah satu stasiun transit paling kompleks di Tokyo. Gila. Aku pernah ada di Shinjuku Station jam setengah delapan pagi bawa koper gede dan kebawa arus manusia-manusia itu. Rasanya? Lebih seru dari naik roller coaster yang cuma sekian detik. Demikian.



Jalan-jalan di kompleks pemukiman lokal di salah satu sudut Tokyo minimal 1 km
Buatku semua sudut Jepang itu menarik juga cantik. Even kamu cuma jalan-jalan keliling kompleks rasa-rasanya menyenangkan sekali. It's part of the picnic. Rasanya jalan kaki pelan-pelan sambil tengok kanan-kiri beda lho dengan lihat dari balik jendela taksi atau bus. Kalo beruntung kamu bisa nemu toko lokal yang jual produk lokal yang kasih harga special. 


Masuk ke toko kelontong lokal, pergi ke bagian snack, coba secara acak
Orang Jepang itu suka makanan lucu dan enak. Orang Jepang juga suka sesuatu yang nggak biasa. Jadi bagian snack di toko orang lokal itu jual makanan lucu (kemasannya yaa), nggak biasa, dan seringnya enaaakkkk. Satu lagi keuntungan nyobain snack dari toko kelontong lokal,, harganya lebih murah, dapetnya lebih banyak. :-d


Naik kendaraan umum
Aku paling suka jalan-jalan tanpa ikutan tour & travel. Salah satu alasannya adalah aku bisa nyobain kendaraan umum dan explore tempat-tempat yang 'beda'. Di Jepang naik kendaraan umum itu semacam masuk maze di taman ria. Kalo di kota-kota besar macam Tokyo, Osaka, Kyoto semua keterangan udah ada bahasa latinnya. Tapi di kota kecil macam Kawagoe nggak ada keterangan bahasa latin. Di Tokyo neighboorhood, Mitaka bahasa latinnya kecil banget, rasio nya ya 1:5 lah dibanding tulisan kanji nya.
Kalo naik bus juga nggak ada terjemahan bahasa inggris, padahal keterangannya lewat suara. Jadi pinter-pinter merhatiin jalan atau inget-inget bahasa jepang tempat halte kamu mau turun. Aku kemaren ngapalin kata rumah sakit dalam bahasa jepang = eki biar nggak kebablasan turun dari bus.
Kalo naik kereta di Tokyo lebih seru lagi. Meski ada keterangan dalam bahasa latin untuk setiap perhentiannya, tapi jalurnya buanyakkkk banget. Tokyo punya lebih dari satu perusahaan kereta yang beroperasi untuk dalam kota Tokyo sendiri; JR train dan metro subway. Nah, line nya ada buanyakkk. Tiap jalan harga nya berbeda-beda dan mahal. Jadi kalo nyasar ya,, itung sendiri ya. Thank God ada hyperdia.com yg bantu banget.


Gunakan vending machine
Sudah bukan rahasia kalo Jepang adalah surganya vending machine. Jalan sepelemparan kolor aja udah nemu vending machine,, nggak cuma satu tapi berderet-deret. Kalo vending machine minuman atau mainan biasa yaaa. Vending machine di Jepang ini beraneka ragam, kamu nyari apa aja adaaa. Bahkan untuk pesen makan pun pake vending machine. Gambar di atas menunjukkan vending machine yang aku pake untuk pesen makan di warung. Aku mesti jeli nyocokin tulisan kanji dan semacamnya dengan menu yang aku pengen. Tahu menunya juga lihat gambar.

Makan di warung lokal
Masuk ke warung yang isinya orang lokal dengan makanan lokal. Bagian paling seru adalah ketika kamu pesen makanan. Ada dua jenis cara pesen; lewat vending machine atau ngomong langsung sama pengelola warungnya. Soal vending machine udah dijelasi di atas ya. Kalo ngomong langsung sama orang warung, kebanyakan dari mereka nggak bisa bahasa Inggris, apalagi bahasa Indonesia :p. Kamu bisa berkesperimen mraktekin bahasa tubuh kamu. Serunya mereka minimal punya gambar makanan di menu mereka,, tapi gambarnya nggak bisa menjelaskan komposisi makanannya lho ya. Terus kalo di bagian pilih udon atau ramen, pake irisan bawang, tambah toping bla bla bla,, ini hal yang menantang. Must try!! :D

Semoga berguna yaa ;)
-geLintang-

10 komentar:

  1. Seruuu banget, mana ga ngerti huruf kanji, tapi pengen juga dong ke jepang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo mbak,, kamu juga bisa jalan ke Jepang!!!

      Hapus
  2. Tokyo Jepang salah satu negara yang pengen kukunjungi 😊

    BalasHapus
  3. shinjuku itu sering buat syuting film ya mbak..pingin banget ke jepang. dari kecil. suka baca2 komik jepang juga.beruntung bisa ke jepang mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih,, I am lucky :). Ayok jalan ke Shinjuku mbak PRANANINGRUM

      Hapus
  4. ke jepang itu salah satu bucket list ku mbak, pengen banget banget banget kesana apalagi ke harry potter land di universal studio jepang. OMG, itu impian banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo mbak DIAH diwujudin bucket list nya ;)

      Hapus
  5. Hhhm ... kapan ya aku ke Tokyo :) asik kayaknya nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setelah baca tulisan aku bisa berangkat mbak :)

      Hapus

Thank you for reading and leaving comment :)