Kamis, 31 Desember 2015

Hai 2016!

Kalo ditanya apa harapanmu di tahun 2016?


Mmmm,, saking banyaknya,, aku malah bingung sendiri jawabnya. 
Tapi bicara soal harapan,, aku jadi menghitung berapa yang udah aku dapat dan apalagi yang aku butuhkan. Sepanjang tahun ini aku sudah dikasih tubuh sehat,, jiwa yang agak sehat,, well karena jiwa maksimal sehat di pelajaran keperawatan jiwa itu sangaaat idealis dan aku rasa nggak semua orang maksimal sehatnya, makan yang selalu cukup bahkan berlimpah, dan berbagai kesempatan untuk belajar banyak hal termasuk tentang dunia blogging.

Aku berharap di tahun 2016 aku lebih banyak belajar, belajar, dan belajar, termasuk belajar untuk berbagi. Ketika kita mampu berbagi, kita punya hal lebih yang orang lain nggak punya.

Omong-omong soal berbagi,, aku juga mau berbagi hal seru nih. Coba deh cek link ini, siapa tahu kamu beruntung dapet voucher belanja. Good luck!

-geLintang-

Postcard from Candi Sojiwan


candi sojiwan, prambanan temple kompleks

welcome gate

the relief

the surrounding

the top

sojiwan temple

the relief

children playing and little temple

the park

-ge.lintang-

Sabtu, 26 Desember 2015

I Am As Batik Enthusiast



Batik
- is an art and craft
- the art of decorating cloth in this way, using wax and dye, has been practised for centuries
- means a lot tik (dot) so that created some unique pattern


Enthusiast
- great excitement and interest
- appreciation of something, more than like, it;s love
- can't live without


-geLintang-
an batik enthusiast

Kamis, 17 Desember 2015

Jalan Sendirian di Chatuchak Weekend Market

Pernah nggak jalan-jalan sendirian di Chatuchak Weekend Market?


Kabarnya pasar ini adalah pasar paling besar se-Thailand. Tepatnya pasar seni atau lebih dikenal sebagai art market. Cathuchak yang super besar kebanyakan berisi

Minggu, 13 Desember 2015

Ngayogjazz 2015

Jazz dan Jogja adalah dua hal yang seru yang bisa disatuin lewat Ngayogjazz.

ngayogjazz 2015

Konsep Ngayogjazz sendiri seru. Tiap tahun panitia milih desa-desa sekitaran Jogja untuk jadi tuan rumah ajang jazz seru ini. 


Desa pilihan ini kemudian dihias sedemikian rupa supaya jadi hiburan tersendiri.


Ngayogjazz ini semacam festival pertunjukan musik jazz,, jadi ada beberapa panggung musik yang bisa dinikmati dari siang sampe malem. 


Karena di desa,, panggungnya jadi unik-unik; ada yang di lapangan, ada yang di depan rumah orang, bahkan ada yang di hutan. Serius.


Selain panggung musik ada juga tenant jualan makanan, dan tenant untuk jual merchandise. Yang jual makanan adalah penduduk setempat. Yang jaga parkiran dan ngatur ini itu juga penduduk setempat. Bahkan saya juga numpang pipis di rumah penduduk setempat. Psstt,, biar gratis :-p


Penontonnya Ngayogjazz makin tahun makin rame. Dari tahun ke tahun popularitas acara ini nambah terus. Di satu sisi menyenangkan karena jadi rame dan seru,, tapi di sisi lain desa kecil jadi penuh orang dan kadang penuh sampah dan pastinya berisik sampe malem, padahal nggak semua penduduk desa ikutan dengerin konsernya. Eh tapi mungkin sikonnya kayak kalo ada yang mantenan trus nyetel musik dangdut dengan volume sound system yang maksimal yak.


Artis-artis yang tampil di Ngayogjazz sendiri bervariasi, mulai dari artis lokal, artis kota tetangga, sampe artis dari internasional. 


Tahun depan mampir Ngayogjazz lagi yok!
-geLintang-

Nb: bisa tebak panggung mana yang di tengah hutan?

Rabu, 09 Desember 2015

Tetep Sehat Meski Jadwal Padat Merayap

Setelah hampir satu tahun "bertapa", mengurangi frekuensi dan jarak tempuh untuk jalan-jalan, serta menutup mata pada semua godaan promo tiket dan anak-anaknya, Semesta mengajak saya berpetualang. Nggak tanggung-tanggung,, saya mesti menyelesaikan tiga destinasi beserta kepentingannya masing-masing dalam dua minggu. Baru kali ini saya begini.

pilih menu seimbang

Rabu, 02 Desember 2015

Good view. Good food

When you have oportunity to enjoy good view while eating good food,, it's a bless.


I'm talking about Bali, the small island that became mostly favorite place for holiday. Bali where the beach are everywhere. Bali where the nature is a culture. Bali when everybody can lay their butt everywhere they like and feel so easy about everything. Time goes slow but sure in Bali.