Sabtu, 19 September 2015

Menjadi Inspirator di Kelas Inspirasi

Berkali-kali aku dapat sosok inspiratif dalam hidup,, tapi kalo aku yang dibilang jadi inspirator,,, ini beneran yang kasih julukan ke aku?


Kalo kelas inspirasi dideskripsikan dalam beberapa kata, aku akan mengambil kata: anak-anak, anak Indonesia, dan pendidikan. Semua kata tersebut rasanya dekat dengan ketertarikan aku. Jadi tanpa ragu aku mendaftar kelas inspirasi untuk menjadi pengajar.


Kenapa pengajar? Aku inget ketika kecil dulu, aku punya banyak sekali keinginan, tapi aku nggak pernah bertemu dengan orang-orang hebat yang aku kenal melalui media secara langsung. Rasanya sekelilingku ya orang-orang itu aja. Rasanya mimpi-mimpiku itu hal yang jauuuuuh sekali di langit. Itulah sebabnya aku ingin jadi pengajar, mendekati anak-anak yang penuh dengan mimpi sambil berkata, 'hey, banyak hal di luar sana yang perlu kamu tahu! Contohnya aku yang punya pekerjaan tak biasa'.


Beberapa hari sebelum hari inspirasi,, aku kebingungan luar biasa. Aku yang sehari-hari menghabiskan waktu untuk mengajar anak-anak dengan lesson plan, saat itu kehilangan inspirasi untuk membuat lesson plan untuk anak-anak SD di kelas inspirasi. Aku pun coba baca sana-sini untuk mencerahkan diri, tapi nihil. Ya udah,, go with the flow aja lah.


Hari inspirasi akhirnya tiba. Kalo biasanya aku selalu bangun siang,, hari itu aku harus siap bangun pagi demi upacara pukul 6.45. Ketika sampai di SDN Gedawang 2, tempatku bertugas, pintu gerbang sudah ditutup. Yah,, aku telat :(


Meski malu dengan adik-adik yang sudah rapi berbaris dan upacara dengan tertib, the show must go on. Pagi itu kami senam bareng sehabis upacara. 


Adik-adik di SD Gedawang 2 ternyata sangat antusias menyambut kami, para pengajar dan fotografer dan videografer. Bapak ibu guru SD Gedawang 2 sama antusiasnya dengan para murid. Aku pun mengeluarkan apa yang ada di kepala secara spontan. Aku bercerita tentang pekerjaan sehari-hariku yang selalu bernyanyi dan memainkan musik. Hari itu aku bermain musik dengan mulut, tangan, kaki, dan semua anggota tubuh lain bersama adik-adik lucu ini.


Hal paling menarik buatku adalah ketika adik-adik ini begitu bersemangat dan antusias menjawab semua tantangan yang aku berikan. Yang lebih seru lagi yaitu ketika mereka berebut mendapatkan reward berupa stiker yang sudah aku siapkan. Melihat anak-anak Indonesia yang penuh semangat ini, rasanya aku bangga menjadi bagian dari Bangsa Indonesia yang besar.


Senangnya bisa bertemu teman-teman baru, berbagi pengalaman baru, dan berbagi mimpi yang sama. Semoga apa yang bisa aku lakukan hari itu bisa bermanfaat. Semoga anak Indonesia tetap bersemangat dan mengikuti passion mereka. I'm grateful to be part of Kelas Inspirasi Semarang :).

Kelas inspirasi,, membangun mimpi anak Indonesia!
@dinilint

Photo by: dhennyditapak pri