Senin, 15 Juni 2015

Busan in A Day

Perjalanan semalaman dalam bus atau kereta adalah cara bagus untuk menghemat budget perjalanan. Tapi, jika bus mu datang lebih awal di pagi buta di pinggiran kota yang kurang bersahabat dengan suhu sekitar 10 derajat, ini sama sekali bukan ide yang bagus.


Kami tiba di Busan sekitar jam setengah empat. Berbeda dengan kedatangan kami di Seoul, kami diturunkan di pinggir jalan. Kami tidak melihat ada bangunan terminal atau apapun sejenisnya. Gilanya, begitu bus pergi banyak sopir taksi yang mengelilingi kami. Mereka menawarkan bantuan dengan bahasa inggris ala kadarnya. Aku yang nggak mau naik taksi [karena nggak tahu mau ke mana] berpura-pura tidak mengerti bahasa inggris. Sopir taksi di Busan mirip di Indo, suka maksa dan menakut-nakuti.
"Where will you go?" "It's very dangerous here." "Let me take you somewhere safe." "Tell me your hotel name or the location."
Yaelah bapakke,,, aku dari Indonesia pak,, Jakarta lebih horor dari Busan pak.


Aku melihat ada convenience store 24 jam di seberang jalan. Thank God! Kami pun memilih untuk menghindari sopir taksi pemaksa yang mengatakan bahwa Busan kota yang berbahaya dan menuju ke convenience store. Inilah untungnya jadi orang Indonesia, apa yang mereka bilang bahaya, kami sudah mengalaminya di Indonesia.


Tanpa kembali ke hostel lebih dulu dan menaruh barang di loker di stasiun, kami berkeliling Busan. Yeay. Daftarnya adalah:

Yeoumengsa Temple
Kuil cantik di pinggir pantai yang muncul di film Hello Goodbye. Lebih cantik aslinya.

Hondae Beach
Tidak ada harapan apapun saat berkunjung ke pantai di luar Indonesia. Rasanya aneh berada di pantai tapi menggunakan mantel dan sepatu tertutup. Hahahaha.

Gamcheon Village
Ini adalah salah satu tempat paling berkesan yang pernah saya kunjungi. Penuh dengan warna dan celah sempit untuk dijelajahi. Suka!


Samyeonchon
Tempat hostel kami berada. Di area ini juga ada Lotte Building, tempat kami belanja kosmetik dan menghabiskan sisa-sisa tenaga. Ah,, tenaga sisa,, istirahat dulu yaaa



@dinilint


2 komentar:

  1. Kak waktu kembali ke indonesia, kosmetik yang dibeli ada yang berupa cairan gitu? Kalo ada apa di periksa gt ya?

    BalasHapus
  2. BB cream termasuk cairan kan? Kuteks juga kan? Nggak diperiksa si,, kan kemasannya juga kecil, nggak lebih dari 100 gram. Kalo mau aman masukin ke bagasi aja dear SARAH ALMUIZZAH

    BalasHapus

Thank you for reading and leaving comment :)