Selasa, 11 November 2014

[masih] tentang Solo Backpacing

Solo backpacking. Solo = kota. Back = belakang. Packing = ngepak barang. Jadi kalo dijadiin satu artinya ngepak di belakang kota. Halah,,,.
Intinya aku mau cerita lagi tentang acara jalan-jalan sendirian kemaren dengan budget terbatas.

mestinya yang nongol disitu muka akuuuuuu

Bangkok jadi kota terakhir dari rangkaian crosscountry trip ku. Aku start dari Singapura, jalan ke KL, transit di Penang, naik kereta ke Bangkok, dan akhirnya jalan sendirian di Bangkok.

kalo ada yang fotoin,, nggak cuma kaki yang nongol

Jalan sendirian nggak seserem yang dibayangin kok. Jalanin aja, jangan dibayangin. Tahu-tahu ada orang baik yang rela nemenin jalan sampe nongkrong. 

sebenernya pengen pose sok bingun baca peta gitu

Tapiiiii hal enak suka temenan sama yang nggak enak, semacam dua mata koin gitu. Kalo kamu bisa bebas menentukan apapun yang kamu mau, sayangnya kamu nggak bebas mengambil gambar diri kamu sendiri.

niat nyamain muka,, mirip?

Iya sih,, sekarang kamera depan udah punya megapixel juara, ditunjang dengan alat bernama tongsis. Tapiiiiii tetep beda si kalo difotoin. Nggak bisa difotoin adalah hal paling nyebelin buat aku pas jalan sendirian.

foto dalam bus lokal,, andai ada yg fotoin background nya nampak lebih jelas

Tapi (kebanyakan tapi yak), ada kalanya bebas dari ritual "fotoin dong, ntar gantian" ternyata ada enaknya. Pas maen ke Jim Thompson House, ternyata aku sekelompok dengan mbak cantik yang dandannya maksimal tapi jalan sendirian. Ketahuan si mbak pengen deketin trus bikin deal untuk saling memfotoin satu sama lain. Tiba-tiba aku kok males sama ritual "fotoin dong, ntar gantian" dan pilih pura2 sibuk ngambil objek foto tanpa manusia. Pas maen ke Asiatique juga ada pasangan yang "niat" mau deal ritual "fotoin dong, ntar gantian" sama aku,, dan aku lagi-lagi sok sibuk ngambil gambar lanscape nya Asiatique. 

bye Bangkok,, see you!

Huahuauhua,,, nggak selamanya berfoto narsis pas jalan-jalan menyenangkan ternyata. Tapi jalan sendirian juga nggak enak melulu. Sekali lagi, yang enak pasti gandengan sama yang nggak enak kan?
@dinilint
pengen minta tolong difotoin, tapi jangan minta fotoin balik ya :P

Senin, 03 November 2014

Enaknya Solo Backpacking

Solo backpacking,, atau jalan-jalan sendirian dengan budget terbatas ternyata seru juga,,,,, setelah dicoba :D. Dulu aku juga ragu untuk jalan sendirian,, apalagi dengan budget minimal. Bayangin mesti cari tahu arah sendiri, cari tahu transport sendiri, nyasar sendiri, terutama,, nggak ada yang bisa diutangin. Hahahaha


Solo backpacking aku dimulai dari Butterworth Station, Penang. Setelah perjalanan panjang di Singapura dan Penang bersama teman-teman, aku bener2 sendirian dalam acara jalan-jalan dan harus memutuskan semuanya sendiri. Sekarang nggak ada lagi yang kasih bahan pertimbangan. Niatnya sih, sampai di Bangkok ada seorang teman yang akan menampung. Ternyata siang itu, mendadak teman dapat tugas ke luar negeri. Jadi yaa,,, kali ini aku harus bener2 survive sendirian.

my weapon

Aku sebenernya nggak punya iten pasti di Bangkok. Budget pun mengandalkan uang sisa dari trip sebelumnya. Modalku sebelum sampai Bangkok adalah browsing cara menuju Khaosan Road dengan public transportation. Kenapa Khaosan? Karena di situ tempat berkumpul para backpacker,, berarti di situ banyak hostel budget. Kenapa public transportation? Karena ngirit budget,, Bangkok adalah kota super besar dan aku nggak tahu jarak pasti Stasiun Hualampong, Bangkok. La kalo naek taksi yang ternyata jaraknya jauh kan jadi muahal.

the bus, the road, and the traffic jam

Sukses bertanya sana-sini tentang bus no 53 dari arah Hua Lamphong dan turun di area Khaosan Road, aku pun jalan santai untuk cari dormitory room. Saat itu aku go show. Beruntungnya, aku dapat dorm room kapasitas 25 orang yang hanya terisi 4 orang termasuk aku. Kenapa pilih dorm? Sebenernya ada pilihan private room untuk satu orang dengan fasilitas fan yang harganya hanya beda beberapa baht. Tapi aku merasa tidur dengan 'teman' lebih nyaman. Apalagi dorm ini pake AC dan Bangkok super panas. Toh nggak full capacity room dorm nya.

let's go

Sudah bisa mandi, sudah bisa pup, saatnya cari makan. Cari makan sendirian lebih bebas sih, suka-suka aku mau makan apa di mana. Tapiiiii ternyata nggak enak juga. Aku terbiasa kalo makan di luar selalu ada teman, tapi harus makan sendirian. Hiks

hectic khaosan road

warm welcome from tiny coffee shop
Ini adalah pertama kali aku maen ke Bangkok. Kalo nasehat dari beberapa orang must visit Bangkok adalah Wat Arun, Wat Pho, Grand Palace, dan tentu saja wisata belanja di mal-mal super besar dan ke Chatuchak Market kalo weekend. Tapi ternyata, solo travelling ke Bangkok setelah jalan dari Singapur dan Penang bikin aku anti mainstream. Inilah kebebasan jalan-jalan sendirian. Yeay!!!

view from Wat Arun - eventhough I can't get picture with my face, at least my hand come in a good result for the pic :)

Jim Thompson House - my wishlist have been checked

selfie di Asiatique

selfie di IKEA
someone nice help me take picture
Chao Praya

@dinilint - love to do all she wants to do