Kamis, 03 April 2014

Sebentar di Bajawa

Thank God! Selalu ada hal baik di balik kejadian tidak menyenangkan, begitu juga hal yang menyenangkan menandakan kita selalu dikeliling hal yang baik. :)


Senang rasanya akhirnya bisa menginjakan kaki di Bajawa, kota kecil yang damai, rapi, dan tenang. Yeay,, aku bertemu lagi dengan sahabat di masa-masa kuliah dan awal kerja. 

Bajawa seperti halnya kota dalam cerita masa kecilku. Kota kecil yang rapi, rumahnya teratur, dan jalanannya sepi. Rasa-rasanya orang-orang Bajawa hanya mengenal aktivitas bersantai. Ketika matahari menghilang di barat, penduduk Bajawa menikmati rumah dan keluarga.

Satu lagi yang wajib dinikmati di Bajawa, mandi air panas. Sumber air panas di Bajawa adalah air belerang di aliran sungai. Ini seperti pijat gratis setelah perjalanan panjang, relaksasi setelah mendapati stressor tingkat tinggi, dan spa setelah aktvitas tanpa henti.

Hal lain yang bisa dinikmati di Bajawa adalah berkunjung ke perkampungan adat Wae Bena. Sayangnya, waktu kami yang semalam tidak mengijinkan kami untuk berkunjung ke Wae Bena :(.

Meskipun Bajawa ada dalam daftar wajib kunjung kami ke Flores, tapi pada kenyataannya kami harus menerima kalau kami hanya numpang mandi dan bermalam di Bajawa. Kami harus berangkat jam 7 pagi dengan bus yang menjemput kami di depan rumah untuk melanjutkan perjalanan ke Labuan Bajo. 


Sebentar di Bajawa yang membangkitkan imajinasi masa kecilku tentang kota damai, tenang, dan adem seperti dalam dongeng. Mau lagiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii

@dinilint

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Thank you for reading and leaving comment :)