Sabtu, 09 November 2013

Sabtu siang ini mestinya kita sudah santai santai di pantai menikmati semilir angin Pantai Kuta sambil menenggak sebotol minuman kemasan dingin. 


Perjalanan ini mestinya jadi lanjutan akan cerita-cerita dan mimpi-mimpi kita untuk mengelilingi nusantara. Tapi hari ini aku duduk di rumah, menghabiskan satu kemasan jumbo facial tisu untuk mengusap ingus, dan berjalan tertatih menahan perih akibat sobekan karang di telapak kaki. Aku tak tahu kabarmu saat ini dimana,, dan tampaknya aku malas untuk mencari tahu. Yang aku sadari sekarang,, rencana tinggal rencana. Rencana manusia apalah artinya. Aku tak tahu di benakmu perbincangan kita beberapa bulan lalu berarti apa. Tapi buatku, itu seperti janji tak terucap untuk kemudian dilakukan actionnya. Aku tak menuntut harus jalan bersama kamu. Ahh,, lagi-lagi aku disadarkan, sesuatu yang pasti di dunia ini hanya perubahan. Bahkan janji manusia pun tidak bisa dipegang. Lagipula, siapa suruh percaya pada manusia. Pelajaran hari ini,, jangan pernah percaya dan bergantung pada manusia!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Thank you for reading and leaving comment :)