Minggu, 20 Januari 2013

Tokyo Tower That Reminds Me To Shinichi Kudo

Siang itu sepulang sekolah Shinichi dan Ran menuju Tokyo Tower dan melihat Kota Tokyo melalui teropong pandang di lantai atas. Shinichi masih ingat, bagaimana dia memberikan cola kepada Ran, yang dijawab oleh senyuman manis Ran.



Angin malam bersuhu 6 derajat celcius menyapa kami ketika kami keluar dari Tokyo Tower Station. Semoga perjuangan menembus angin dingin ini sebanding dengan melihat menara tinggi di malam hari. Kami perlu berjalan beberapa meter untuk menuju lokasi. Sembari mencari petunjuk jalan, kulihat menara tinggi yang dikenal dengan nama Tokyo Tower memancarkan sinar warna-warni dan gambar hati. Ah,, pasti ke arah sana.

Mendekati Tokyo Tower, yang kuingat malah kenangan masa kecil. Itu adalah saat pertama kali aku mengenal komik. Kisah Shinichi Kudo yang berurusan dengan Geng Hitam dan harus minum obat yang mengecilkan tubuhnya sehingga harus menyamar menjadi Conan. Ah,,, tak disangka aku bisa masuk ke dalam halaman komik itu. Di Tokyo Tower. 

Aku berharap bertemu Shinichi Kudo di salah satu sudut Tokyo Tower. Berbincang dengan otaknya yang cemerlang sehingga mampu menjadi detektif saat sma. Sayang, sampai sekarang Conan belum menemukan obat penawar racun untuk kembali menjadi Shinichi Kudo. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Thank you for reading and leaving comment :)