Sabtu, 19 Januari 2013

Keliling Osaka Dengan Sepeda

Jalanan mulus, lalu lintas rapi, cuaca cerah. Ini hari yang bagus untuk mengayuh sepeda. Osaka,, kami siap menjelajah!


Kalo kamu sedang berada di Jepang,, ada baiknya mencoba bersepeda. Kenapa?

Ketahuilah kalau transportasi di Jepang itu mahal. Hitungannya kalo sekali naik angkot di Indonesia 2000rupiah, di Jepang 20,000rupiah untuk jarak terdekat dan akumulasi berdasarkan jarak. Jadi sepeda = ngirit.


Ada jalur khusus untuk pejalan kaki dan pengguna sepeda. Jalurnya mulus, lebar, dan tanda lalu lintasnya jelas, dan pastinya nggak bakalan kesrempet mobil yang melaju kencang di jalan raya sebelah. Jadi bersepeda itu nyaman.

gambar diambil di dalam komplek Osaka Castle

Sepeda bebas dibawa masuk ke area wisata dan pusat pertokoan, asal ada jalannya. Dibanding naik mobil yang parkirnya jauh atau naik kereta yang stasiunnya juga jauh, naik kereta bisa bawa kita langsung ke poin tujuan tanpa wajib jalan kaki.


Capek naik sepeda keliling kota? Tenang. Banyak sumber air minum untuk mengisi ulang tenagamu dan menghindari dehidrasi. Kamu juga bisa bawa bekal dan menaruhnya di keranjang depan. Duduk sebentar untuk menikmatinya sembari istirahat dari bersepeda sangat menyenangkan dan mengenyangkan.

gambar di ambil di komples taman kota Osaka

Jepang punya taman kota yang cantik dan ramah fasilitas umum. Kalau capek melanda dan butuh isi ulang energi, bisa leyeh-leyeh di taman sambil menikmati pepohonan. Ya, ini taman di pusat kota.


Kalo bawa bekal, bolehlah turun sebentar dari sepeda dan berbagi dengan sesama makhluk Tuhan. Mereka ramah kan.

gambar diambil dari dalam kios Takoyaki

Kalau mau meninggalkan sepeda, parkir di tempatnya yah. Kalo perlu digembok [orang Jepang jarang yang menggembok sepeda. Karena budaya mereka, malu mengambil barang yang bukan miliknya.] Di parkir yang rapi.


Salah satu cara seru untuk menikmati sekitar selain jalan kaki ya bersepeda. Dengan kecepatan rendah, kita bisa bebas berinteraksi dengan sekeliling. Berhenti sebentar untuk mengambil foto, atau memungut daun maple sebagai sovenir, atau bercengkrama di bawah snowflake. Selamat bersepeda.

5 komentar:

  1. sewa atau pinjam di hostel? kalau sewa berapa harganya

    kereennn postingannya..nice info

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih Erwin. Kebetulan ada sodara di Osaka yang punya sepeda,, jadi ya pinjem. Hehe. Tapi ada persewaan sepeda juga kok di Osaka. Modelnya per hari. coba cek ke http://www.worldtravelguide.net/osaka/getting-around

      Hapus
  2. wowwww.... berart mantap juga yaa... ada ide ga buat keliling jepang pake sepeda?

    BalasHapus
    Balasan
    1. wadoh,,, kalo keliling jepang belum sanggup saya. secara, sepeda cuma buat seneng2 aja sekalian pengiritan dari transportasi yg gila2an di jepang. Jepang itu luas buanget. pake kereta Jepang yang terbukti berkualitas aja butuh waktu 10jam dari Tokyo ke Osaka (postingan di kereta ekonomi ala jepang),, kalo naik sepeda bisa berapa hari yak. faktor suhu udara juga berpengaruh nih. hehe.

      Hapus
  3. seru juga ternyata keliling osaka naik sepeda,

    BalasHapus

Thank you for reading and leaving comment :)