Sabtu, 01 Desember 2012

Hello Goodbye - Anneyong Annyeong - Halo Selamat Tinggal

"Dari awal kita bertemu kita cuma dikasih satu pilihan. Berpisah."
"Kenapa kamu mengutuk perpisahan? Kalau kamu mengutuk perpisahan berarti kamu juga mengutuk pertemuan."


Cerita yang menarik, visualisasi yang bagus, dan lagu yang 'in' dengan gambarnya. Itulah tiga hal yang membuat saya memutuskan menonton sebuah film. Dan film Hello Goodbye punya tiga-tiganya buat saya.


Cerita yang menarik.
Ceritany sebenarnya simple. Tentang pertemuan dua anak manusia yang akhirnya harus berpisah lagi. Tapi di  antara pertemuan dan perpisahan itu, ada banyak pelajaran yang bisa didapat. Tentang bagaimana mengenal individu lain, melebur, dan saling menerima.
Visualisasi yang bagus.
Setting tempatnya di Busan, Korea yang terkenal sebagai kota wisata.Tapi film ini hanya mengambil gambar Busan yang itu-itu saja. Meskipun demikian, saya nggak bosen memandang layar lebar selama kurang lebih satu setengah jam. Bahkan beberapa kali saya terpikat dengan gambar pelabuhan penuh warna, pergerakan matahari terbit kemudian tenggelam, dan kuil di ujung laut. Indah.
Musik yang 'in' dengan gambarnya.
Musik yang digunakan di film ini menggunakan nada-nada sederhana dan penggunaan alat musik yang minim. Tapi musik yang dihasilkan sangat kena dengan gambar-gambar cantiknya, dan menguatkan makna ceritanya.



@dinilint
penyuka gambar ciamik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Thank you for reading and leaving comment :)