Kamis, 22 Desember 2011

The Water Puppet Show

Vietnam pinter ngemas pariwisatanya. Salah satunya dengan pertunjukan wayang air ini. Mereka cerita ke dunia tentang cerita daerah mereka pake boneka di kolam air dan perdengarkan musik dan alat musik daerah mereka. Mereka juga kenalin bahasa daerah mereka. The local thing for global consumer. Great!



Kebanyakan orang menyarankan untuk nonton water puppet show ketika berkunjung ke Vietnam. Tampaknya ini sesuatu hal yang khas dan jadi salah satu things to do di Vietnam. Saya pun rela menukar 6 dolar US dengan pertunjukan berdurasi sekitar satu jam.

Sebelum masuk ke dalam gedung pertunjukan, saya sempat jalan2 di sekitar gedung. [berhubung datangnya satu jam sebelum show]. Gedungnya besar dan tidak hanya digunakan untuk pertunjukan wayang air tok. Di salah satu ruang saya melihat ada kelas tari. Yang menari rata2 usianya sudah kepala empat. Terdiri dari pria dan wanita yang tampak hepi bergoyang salsa. Seru.
Di bagian belakang gedung ternyata ada tempat olah raga yang besar. Saat saya di sana, saya lihat orang sedang main badminton, tenes, voli, basket. Pantes orang Vietnam dari muda sampe tua langsing semua. [sepanjang jalan, di taman kota, saya lihat orang2 olahraga, dari mulai lari, senam, sampe memanfaatkan alat gym di taman].

Jam pertunjukan dimulai. (show start 17.00 & 18.30 everyday). Dengan disambut penerima tamu berbaju adat Vietnam, kami pun masuk dan mendapatkan tempat duduk. Tempatnya mirip gedung bioskop tapi dengan kursi yang lebih kecil dan jarak kaki yang lebih sempit [mungkin pengaruh orang Vietnam langsing].
Pertunjukan dibuka dengan musik traditional Vietnam yang dimainkan secara live. Yah, mungkin mirip wayang orang di Indonesia dengan gamelannya yang lengkap.
Saya nggak terlalu paham ceritanya [orang nanam padi di sawah. orang main2 di sawah. bebek kejar2an. naga nongol. anjing panjat pohon kelapa. raja dan rombongan datang]. Semuanya dimainkan dengan bahasa Vietnam.
Tapi saya enjoy tu. Musiknya mampu menyampaikan pesan dan bisa bikin ketawa. Gerakan wayang airnya juga kompak.
Closingnya dalang2 [dalangnya banyak, g kayak wayang Indonesia yang cuma satu] keluar dari air dan kasih hormat ke penonton. Tentu saja dapet tepuk tangan sebagai penutup.

Psst,,, itu ternyata wayangnya dimainin pake tongkat. Dalangnya di belakang panggung. Suara wayang dari orang yang maen musik sekaligus nyanyi. Dan mereka kompak banget. Wajib tonton deh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Thank you for reading and leaving comment :)