Senin, 31 Oktober 2011

start - do - finish

satu jam perjalanan, satu siang, dan tempat kerja yang menyenangkan membawa saya ke petualangan kali ini.


this picture taken from here



Uda ketauan dari postingan gambarnya yaa. Saya barusan outbond. :))
Nggak seperti yang sudah2, cuma naik sekali luncur flying fox ato nyoba gelantungan di pohon orang ato coba2 rapeling sambil teriak2. Kali ini saya outbond melewati jalur dengan beberapa rintangan. Sekali naik harus selesai biar bisa turun.

Pukul 6.30 pagi -waktu yang terlalu pagi buat saya yang kerja officiallnya seringnya mulai di sore hari- saya sudah siap ngumpul di tempat kerja. Bareng2 rekan2 sekerjaan, kami bermobil kira-kira satu jam ke arah Salatiga, tepatnya di Kopeng.

Nama tempatnya Kopeng TreeTop. Di antara pohon2 -saya nggak tau namanya dan lupa nanya sama masnya- yang tinggi menjulang, tali-temali dan kayu-kayu sudah rapi tertata. Ya ya,, bakal gelantungan disana saya.
Disini outbondnya terbagi menjadi beberapa jalur yang diberi nama dengan warna. Mulai dari jalur untuk anak-anak dengan tinggi minimal 120cm, jalur santai, menengah, sampe ekstrim tinggal pilih deh. 

Kami milih untuk nyobain semuanya. Saya mulai dengan jalur ungu yang santai. Dimulai dengan manjat pohon - flying fox - lewat rintangan meniti satu tali - masuk dalam gentong kayu tapi di antara pepohonan - flying fox lagi - jalan di kayu yang nempel di tali sambil goyang2 - trus turun lewat jaring.
Energi masih ok. Lanjut ke jalur hitam 2. Ternyata jalur ini jalur ekstrim sodara. Saya lupa persisnya gimana. Yang jelas saya jajal rintangan tapal kuda yang cuma nempel pada satu tali putih, tapal kuda yang jalannya pake acara kaki kanan diselip ke belakang kaki kiri, jelas ada flying fox, meniti satu tali juga pasti ada, yang meniti dua tali juga ada, dan pastinya ada tali tarzan. Jadi kita lompat dengan satu tali mirip tarzan trus nempel ke jaring2 di depan kaya spiderman. Huhu,, ini salah satu yang serem tp kalo uda dirasain bikin nagih. Dan akibat kaki saya nyelip di bagian tapal kuda yg jalannya mesti membelakangi satu kaki dan lainnya, saya sempet jatuh. Diangkat masnya trus lanjut ke bagian tali tarzan. Tapi apa daya, kayaknya energi mulai terkuras, saya nggak berhasil nemplok di jaring trus diturunin deh.
Tapi nggak berhenti disitu, saya lanjut nyobain lajur yang berikutnya. Lajur hitam 1. Dimulai dengan merangkak di jaring - flying fox - flying fos lagi - jalan di tali2 gitu deh - jalan di kayu dan tali - flying fox lagi - manjat jaring2 - manjat tali - tali bentuk lain mirip jaring - flying fox - rintangan aneh dari tali dan kayu yang mesti jalannya kanan kiri kanan kiri - flying fox super panjang - turun jaring. Lajur yang ini berhasil :)

Pokoknya di tiap jalur, kita nggak bisa berhenti di tengah2. Kalo uda mutusin buat naik, harus diselesaikan biar bisa turun. 
Tiap rintangan punya keunikan sendiri2. Tiap mau mulai mengatasi rintangan, saya selalu deg2an dan ngerasa takut. Pas dijalani, saya berusaha gimana caranya biar bisa sampe titik aman. Pas udah selesai dan berhasil rasanya plong dan puas. Terus dihadapkan sama rintangan baru di depan.
Mirip sama hidup ya. 
Ya, saya belajar dari outbond, untuk tetep bergerak dan mengatasi setiap rintangan dan sensasinya yang menyenangkan, dalam hidup. Kalau tidak bergerak ya bakalan stagnan di tempat. Kalo sudah mulai ya harus lanjut biar bisa stop dengan tenang. Rintangan ya harus dihadapi. 
Thank God

Psst,, sy nggak ambil foto, jadi fotonya ngambil dari web

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Thank you for reading and leaving comment :)