Kamis, 29 September 2011

let's SING together [ #dayTHREE ]

Time flies away,, three day for first time feels not enough


#dayTHREE

- cerita 1
rasa2nya baru kemarin kita bilang welcoming myself to another country. Hari ini kita mesti balik ke beloved country. Seneng, yes. Terutama kerinduan bertemu makanan enak di negara tercinta. Tapi di sisi lain, rasanya belum bisa menjamah setiap sudut kota rapi ini. Dan keinginan itu terpercik lagi, untuk kembali menikmati keteraturannya.

- cerita 2
perjalanan kali ini saya tidak begitu peduli. Yah, peduli bagaimana cara untuk mencapai sana dan sini. Naik MRT dengan jalurnya yang berwarna-warni dan arah tujuannya mana juga tidak saya pedulikan. Saya cuma mengandalkan teman2 yang siap sedia membaca peta dan memikirkan rencana selanjutnya. Singkat cerita saya g tau arah tujuan hari ini. Kami masih punya beberapa jam sebelum pesawat merah membawa kami pulang ke negara tercinta. Dan satu teman saya, penerbangannya harus delay lebih lama lagi. Jadilah si teman yang delay ini membawa kami menyusuri line hijau MRT ke salah satu ujung negeri singa. Ternyata lumayan lama juga. Setengah jam dari Boon Keng ke Joo Kun. Sepanjang jalur, kami bisa melihat Singapura yang sepi dan rapi. Jalur MRT hijau ini jalur MRT yang terletak di atas, sehingga ada pemandangannya. MRT itu letaknya di bawah tanah, jadi pemandangannya ya gelap,, beton,, dan manusia2 lucu di dalamnya pastinya.
Di MRT ini saya sempat berinteraksi dengan manusia2 unik di dalamnya.

  • Keluarga muda asal Indonesia dengan anak perempuannya yang cantik dan ketagihan naik MRT. Si cantik ini bosen maen2 di Sentosa dan pilih muter2 naik MRT.
  • seorang ibu muda dan dua handsome boys yang belajar sembari nunggu pemberhentian MRT selanjutnya. While people sleep or play with their iphone, this young boys play with his activity book and smile at me with his sweetness.
  • seorang nenek Singapore yang sudah bosen nyetir di jalanan Singapore dan pilih naik MRT karena uda telat dari waktu janjian. Dia cerita kehebatan Safari Night di Singapore dan saya gantian cerita tentang Indonesia. Saat cerita saya bingung mau  mulai dari ujung sebelah mana, Indonesia so big and contain a lot of stories.
  • Cewek-cewek berrok mini dengan high heels. Gila. Sini yang pake sandal trekking aja berasa nyut2an.
  • Manusia2 yang bisa melakukan kegiatan apa saja dengan berdiri di dalam MRT yang berlari, main iphone, pacaran, bahkan tidur

- cerita 3
sampai bandara saat masa boarding sudah dekat sudah biasa buat saya ,,, di Indonesia. Itu juga buat penerbangan domestik. Tapi kalo di Changi dengan penerbangan Internasional yang mesti urus imigrasi dan duit di kantong tinggal 10SGD dan beberapa receh rupiah, tentunya bikin deg2an. Kita sampe sempet2nya muterin Changi yang guedhe itu gara2 salah baca petunjuk. Dan berhubung waktu boarding kurang 5 menit sedang menurut papan petunjuk arah gate kita bila ditempuh dengan jalan kaki adalah 7 menit yang pasti jalan kakinya orang Singapore yang mirip orang lari2 alhasil kita lari2 sambil bawa backpack di punggung. Berasa larinya g berujung. Dan sampe gate keringetnya segaban-gaban.

dari pengalaman setahun lalu itu, kok rasanya saya cuma ngintipin Singapore doang ya. Saya pun mengikuti saran teman, untuk simpan dolar singapore saya yang tersisa di dompet. Kepercayaannya si kalo kita simpan si dolar, kita bakalan bisa balik lagi di negeri Singa ini. And yeay, it happen. Wait for my next story :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Thank you for reading and leaving comment :)