Senin, 27 Juni 2016

batiiiiikkkk

Udah lama saya nggak ngisi post untuk batik enthusiast ya,,


berhubung kemaren baru bikin baju panjang dan hasil akhirnya saya sukaaa sekali (terutama pada motif batiknya) jadi saya post foto baju cantik yaaa.




Tips membuat baju dari kain batik:
Bikin model baju yang simple, semacam model basic supaya motif batiknya tampak outstanding ;)

-geLintang-

*kain batik tulis dari pengrajin di Desa Bayat, Klaten, Indonesia

Rabu, 15 Juni 2016

Piknik ke Universal Studio Singapore

Hore! Akhirnya masuk juga ke USS :D


Setelah berkali-kali numpang foto di bola dunia dengan tulisan UNIVERSAL super besar di depan pintu gerbang Universal Studio,, akhirnya aku masuk juga ke dalam USS. Jeng jeng jeng....



USS adalah theme park seru yang mesti didatengin seharian. Jadi kami bela-belain bangun pagi biar bisa masuk ke dalam USS jam 10 pagi! Yeay.


Masuk ke dalam USS itu mirip masuk dalam set film. Kalo pertama masuk dari gerbang langsung berasa lagi di Hollywood. 
Eh apa iya ya,,, aku belum pernah ke Hollywood juga :p.



Buat aku yang seru dari theme park adalah wahana-wahananya. Favorit aku adalah Transformer. Ini salah satu wahana paling populer di USS. Antriannya panjang. Tapi setelah maen wahananya,, nggak nyesel sama sekali. Pas maen juga enjoy.


Wahana favorit yang lain adalah Waterworld! Wahana ini bikin aku nonton adegan di film secara live di depan mata!!!! What a show.



Kalo bagian USS paling favorit di Far Far Away. Aku suka roller coaster puss in boot, kastil megah, dragon ride nya Enchanted, makanannya di Gills, es krim Ben's & Jerry, pertunjukannya Donkey, rumahnya Ogre. Semuaaaa sukaaa.




Wahana lain yang seru ada di Jurasic Park! Ada apa aja? Cobain gih!



Musim paling pas untuk dateng ke USS yang pas musim orang-orang kerja dan sekolah. Wkwkwkwk. Sepi. Kami sampe bisa nyobain semua wahana,, dari yang popular sampe yang khusus anak-anak. Huehuehue.



USS juga photogenic, terutama di bagian-bagian yang pas sepi orang,, jadi nggak bocor gambarnya.




Waktu terbaik ke USS saat lowseason weekday. Tapi meski weekday,, mereka punya peak hour,, yaitu di sore hari. Sore hari itu waktu antri tiap wahana, terutama yang populer bisa sampe 30-60 menit. Tapi lewat dari jam 5 waktu ngantri jadi 5-15 menit.


Makasih ya travelmate! It's fun to hang out with you all. Muahh.


ge.Lintang

Minggu, 12 Juni 2016

the road

Apa referensimu ketika jalan-jalan? Buku catatan perjalanan orang lain? Informasi dari Lonely Planet? Pengalaman berjuta-juta orang di situs Trip Advisor? Cerita-cerita di blog? Foto-foto menarik di instagram? Cerita teman di cafe saat mereka pulang dari perjalanannya?


I did all. But sometimes I let my curiosity led me through the way. Aku suka penasaran dengan jalanan - jalanan tak berujung yang dalam imajinasiku akan membawaku ke negeri antah berantah yang penuh dengan kejutan. Kejutan yang menyenangkan tentunya.

This just happen yesterday. Kami bermobil menuju Kopeng untuk menikmati udara segar pegunungan, tanpa tujuan mau apa dan berhenti kemana. Tiba di jalanan Kopeng yang menukik, kami malas untuk berhenti makan karena masih kenyang, atau pun belanja sayur-sayuran segar super murah seperti yang selalu kami lakukan di Kopeng karena persediaan sayur di kulkas masih menumpuk.

Aku pun mengambil alih memegang kemudi, melanjutkan jalanan Kopeng ke arah Magelang. Pemandangannya menyenangkan dan aku ingin menemukan sesuatu yang beda dari yang biasa kami lalui. Ternyata jalanan itu bisa berbelok ke Ketep Pass. Ketep Pass adalah satu titik untuk menikmati puncak Gunung Merapi, letaknya sudah di kaki gunung Merapi. Bahkan Ketep Pass adalah pos 1 untuk naik ke Merapi.

Ternyata jalanan yang aku lalui adalah jalanan sempit penuh lubang super besar, dengan kelokan super curam, dan naik turun khas jalanan pegunungan. Jalanan di sini sangat berbeda dengan jalanan Kopeng yang meskipun naik turun tapi mulus dan agak lebar. Kakiku bergetar dan aku deg-deg an. Kali ini kejutan macam ini yang aku temui.

Aku pun memutuskan untuk berhenti sejenak dan menenangkan diri. Kami keluar dari mobil, menghirup dan merasakan udara segar gunung dengan kulit kami, jajan snack lokal di warung, dan berbincang dengan penduduk. 

Hasil perbincangan dengan penduduk, kami lebih baik balik arah bila mau pulang dengan jalanan yang lancar dan lebih enak. Saya sempat ragu untuk kembali berkendara melewati jalanan sempit penuh lubang super besar, melewati kelokan curam dan naik turun khas pegunungan. Tapi ini adalah tantangan yang harus ditaklukan.

Ternyata perjalanan pulang lebih cepat dari perjalanan berangkat. Ternyata aku mampu! Ternyata jalan yang kami tempuh tadi tidak seberapa. Yeay.
Aku jadi pengen jalan lagi, melalui jalan yang tak biasa, dan menemukan kejutan-kejutan seru lainnya.

-geLintang-

Rabu, 08 Juni 2016

Museum Reproduksi!!!

Thank God for museum! 
Thank God for great museum! 
Thank God for museum that show me my favorite things.
This time is time for reproduction museum.


November 2015 lalu, aku berkesempatan untuk main ke Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand. Selain dapat kuliah dari wakil menterinya, kami diajak untuk main ke Museum Reproduksi.

museum ini memberikan keterangan dalam bahasa Thailand dan Inggris,, sayangnya ada beberapa video yang hanya menggunakan bahasa Thailand


Museum reproduksi ini gratis dan boleh didatangi oleh siapa saja. Sayangnya, aku kurang paham kalo seandainya aku jalan sendiri ke Bangkok trus pengen maen lagi ke museum reproduksi ini protokolnya gimana. Saat itu aku datang dengan label residensi bersama teman-teman Promkes Undip.

diorama-diorama yang menceritakan tentang reproduksi, kontrasepsi dari masa ke masa

Museum reproduksi menceritakan tentang reproduksi dari jaman dulu hingga sekarang, dari makanan untuk kesuburan hingga kontrasepsi, dari alat reproduksi wanita dan pria hingga terjadinya bayi.

ukuran janin hingga menjadi bayi
sebenarnya banyak boneka peraga seperti ini di Indonesia,, sayangnya pemanfaatannya kurang maksimal
karya seni anak-anak tentang keluarga berencana

Menurutku,, ada baiknya di Indonesia punya museum menarik seperti ini. Dari kecil kita selalu penasaran bagaimana terbentuknya kehidupan kan? Daripada ketika remaja cari-cari info sendiri dan nonton bokep,, mendingan maen ke museum reproduksi dan bertanya tentang awal mula kehidupan dengan orang-orang terdekat.

-geLintang-

Jumat, 29 April 2016

Salatiga dan Ronde Jago

Kalo ke Salatiga pastiin kamu makan ronde!!


Ronde yang wajib dicoba adalah ronde jago. Kenapa??? Rondenya beda. Suerrrr. Ronde ini punya rasa khas , terutama aroma daun jeruknya. Aku rasa komposisi daun jeruk di ronde jago sekitar 40%.


Ronde Jago letaknya nyempil di Pasar Salatiga. Kalo dari arah Semarang, melewati jalan satu arah itu ada tulisan J A G O besar-besar di kiri jalan. Masuk aja ke gang kecil di situ dan ketemulah antrian orang-orang yang lagi piknik untuk sekedar menikmati ronde jagoan ini ato makan batagor dan mi kopyok yang juga enakkk.

yok mimik ronde!

-ge.Lintang-